Kamis, 12 Juni 2008

Kubica Siap Menerima Alonso


Rabu, 11 Juni 2008 21:11 WIB
JAKARTA, RABU – Pemenang GP F1 Kanada, Robert Kubica lagi menikmati kemenangannya. Seandainya ia berhasil menjadi juara dunia, merupakan orang Polandia pertama di arena F1 menyandang gelar mahkota yang banyak didambakan pembalap F1.
Bahkan berdasarkan isi dari buku Grand Prix Guide yang dikeluarkan setiap tahun, belum ada orang Polandia yang berlaga di arena jet darat itu. Berarti kehadiran Kubica ini bukan saja menjadi idola, tapi juga pemicu agar banyak pembalap Polandia bisa tampil di F1.
Di tengah semangat Kubica yang lagi tinggi, godaan datang. Ia mendengar kabar kalau tahun depan bakal ditemani Fernando Alonso. Gosip itu tidak menjadi masalah bahkan pemimpin klasemen sementara itu malah senang. Sebab, ditegaskannya kalau ia dan Alonso bersahabat.
Pada malam sepanjang balapan, kata pembalap berusia 23 tahun itu, “Kami pergi makan atau main kartu. Jadi, saya tidak ada masalah kalau dia datang. Dan jika menjadi kenyataan (benar-benar satu tim), kami sangat senang,” uangka Kubica.
Menanjaknya prestasi Kubica, pihak BMW tetap memakainya tahun depan bahkan ia baru pulang dari markas BMW-Sauber di Hinwil. Sepulang dari sana, Kubica mendapat bayaran cukup tinggi untuk musim balap tahun depan. Sedang rekan setimnya, Nick Heidfeld, meski kontraknya masih sampai tahun depan, pembalap Jerman itu harus berjuang keras. SBT

Balapan A1 GP di Karawaci (KOMPAS.COM)

Selasa, 10 Juni 2008 07:08 WIB
JAKARTA, SELASA - Indonesia akan menjadi tuan rumah Grand Prix A1 musim 2008/2009. Jangan salah kira, balapan tidak digelar di Sirkuit Sentul seperti dua tahun lalu, melainkan di sirkuit jalan raya yang dibangun di kawasan terpadu Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.

Dalam pengumuman yang dilansir situs a1gp.com, Senin (9/6), Indonesia disebutkan menjadi tuan rumah seri ketiga yang jatuh pada tanggal 9 November 2008. Dua seri sebelumnya berlangsung di Mugello, Italia (21 September) dan di Zandvoort, Belanda (5 Oktober). GP A1 musim 2008/2009 terdiri dari 11 seri dengan Inggris sebagai negara tuan rumah laga penutup.

Balapan A1 di Lippo Karawaci dipromotori oleh perusahaan asing. Penandatanganan kontrak antara GP A1 Internasional dan perusahaan promotor itu rencananya dilangsungkan di Lippo Karawaci pada Rabu (11/6).

Tim A1 Indonesia yang diperkuat pembalap Satrio Hermanto secara resmi tidak terlibat dalam penyelenggaraan balapan A1 di Karawac i. Ada pemisahan antara penyelenggara lomba dan pengelola tim.

Meski begitu, menurut Direktur Komersial tim A1 Indonesia, Donny Sarwono, Selasa (10/6) dini hari, sejumlah anggota tim A1 Indonesia dimintai tolong untuk membantu promotor, terutama dalam urusan komersial.

Donny menceritakan, panjang sirkuit jalan raya di Lippo Karawaci direncanakan memiliki panjang 4,2 kilometer. Jalan raya di area itu bakal diperlebar dari ukuran sembilan meter menjadi 12 meter.

Donny menjelaskan, desain sirkuit jalan raya di Karawaci akan dikerjakan oleh Hermann Tilke, perancang sirkuit F1 yang terkemuka. Promotor menggunakan jasa Hermann Tilke karena mereka ingin jaminan sirkuit jalan raya yang dibuat nanti bebas dari berbagai masala h. Proses konstruksi akan dilakukan mulai bulan Juli jelas Donny.

GP A1 adalah kejuaraan balap mobil formula satu merek antar negara. Pada musim 2008/2009 yang merupakan musim keempat, GP A1 memakai mobil dan sasis buatan Ferrari.

Sirkuit Sentul dua kali menggelar balapan A1, yakni pada Februari 2006 (musim 2005/2006) dan bulan Oktober 2006 (musim 2006/2007). Pada musim 2007/2008, Indonesia absen dari kalender GP A1 meski pada saat itu pihak pengelola GP A1 Internasional sangat ingin kejuaraan itu kembali singgah di Tanah Air. (Tomy Trinugroho A )